SUARADATA
Siasat.
← Kembali ke peta ↑ Lihat provinsi Sulawesi Selatan
Halaman Wilayah

Kota Makassar

Sulawesi Selatan · Kode wilayah 73.71 · Satu dari 514 halaman wilayah dengan pola yang sama.

Pilpres 2024 di Kota Makassar Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran menang di Kota Makassar dengan 47,08% suara sah.

Prabowo–Gibran47,08%
Anies–Muhaimin44,85%
Ganjar–Mahfud8,07%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total suara sah: 758.112 — penetapan SK KPU 360/2024, 20 Maret 2024.

DPT/TPS/partisipasi 2024 per kabupaten/kota on progress.

Konteks provinsi: Pilpres 2024 di Sulawesi Selatan Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran meraih suara terbanyak di Sulawesi Selatan — 57,02% dari 5.279.755 suara sah provinsi.

Prabowo–Gibran57,02%
Anies–Muhaimin37,94%
Ganjar–Mahfud5,04%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total provinsi diambil dari baris penetapan tingkat provinsi (SK KPU 360/2024), bukan penjumlahan angka kabupaten/kota.

Share suara pemenang Kota Makassar (47,08%) menempati peringkat ke-24 dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan peringkat ke-488 dari 514 secara nasional — dihitung dari suara penetapan Pilpres 2024.

Pilkada 2024 Penetapan Resmi

Pemenang Pilkada 2024: Munafri Arifuddin, S.H — i. Hj. Aliyah Mustika Ilham, S.E., M.A.P

319.112 suara (54,72%) — penetapan SK KPU 33.

Jenis pemilihan: Wali Kota. Partai pengusung: —.

Pengawasan 2024 Indeks Catatan Pengawasan

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu menilai potensi kerawanan sebelum pemilu digelar — skor, bukan vonis.

42,7062
skor IKP 2024 Kota Makassar, kategori Sedang — peringkat ke-4 dari 24 di Sulawesi Selatan dan peringkat ke-117 dari 514 secara nasional (semakin tinggi skor, semakin rawan)
183
laporan/temuan tertangani Bawaslu se-Sulawesi Selatan pada Pemilu 2024, 106 di antaranya dinyatakan pelanggaran — angka tingkat provinsi, bukan Kota Makassar saja
—
dalam koleksi dokumen Siasat, tidak ada perkara tahun 2024 yang tertaut ke Kota Makassar — koleksi ini bukan sensus seluruh perkara