SUARADATA
Siasat.
← Kembali ke peta ↑ Lihat provinsi Jawa Timur
Halaman Wilayah

Bojonegoro

Jawa Timur · Kode wilayah 35.22 · Satu dari 514 halaman wilayah dengan pola yang sama.

Pilpres 2024 di Bojonegoro Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran menang di Bojonegoro dengan 74,72% suara sah.

Prabowo–Gibran74,72%
Ganjar–Mahfud15,88%
Anies–Muhaimin9,40%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total suara sah: 860.563 — penetapan SK KPU 360/2024, 20 Maret 2024.

DPT/TPS/partisipasi 2024 per kabupaten/kota on progress.

Konteks provinsi: Pilpres 2024 di Jawa Timur Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran meraih suara terbanyak di Jawa Timur — 65,19% dari 25.644.060 suara sah provinsi.

Prabowo–Gibran65,19%
Anies–Muhaimin17,52%
Ganjar–Mahfud17,29%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total provinsi diambil dari baris penetapan tingkat provinsi (SK KPU 360/2024), bukan penjumlahan angka kabupaten/kota.

Share suara pemenang Bojonegoro (74,72%) menempati peringkat ke-1 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur dan peringkat ke-48 dari 514 secara nasional — dihitung dari suara penetapan Pilpres 2024.

Pilkada 2024 Penetapan Resmi

Pemenang Pilkada 2024: SETYO WAHONO — i. NURUL AZIZAH

701.249 suara — penetapan SK KPU 7.

Jenis pemilihan: Bupati. Partai pengusung: —.

Pengawasan 2024 Indeks Catatan Pengawasan

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu menilai potensi kerawanan sebelum pemilu digelar — skor, bukan vonis.

55,7560
skor IKP 2024 Bojonegoro, kategori Tinggi — peringkat ke-4 dari 38 di Jawa Timur dan peringkat ke-54 dari 514 secara nasional (semakin tinggi skor, semakin rawan)
191
laporan/temuan tertangani Bawaslu se-Jawa Timur pada Pemilu 2024, 85 di antaranya dinyatakan pelanggaran — angka tingkat provinsi, bukan Bojonegoro saja
4
perkara 2024 tertaut Bojonegoro dalam koleksi dokumen Siasat (2 etik penyelenggara, 1 administrasi, 1 sengketa) — koleksi dokumen yang berhasil dihimpun, bukan sensus seluruh perkara