SUARADATA
Siasat.
← Kembali ke peta ↑ Lihat provinsi Papua Barat Daya
Halaman Wilayah

Raja Ampat

Papua Barat Daya · Kode wilayah 96.03 · Satu dari 514 halaman wilayah dengan pola yang sama.

Pilpres 2024 di Raja Ampat Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran menang di Raja Ampat dengan 49,94% suara sah.

Prabowo–Gibran49,94%
Ganjar–Mahfud37,51%
Anies–Muhaimin12,55%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total suara sah: 38.259 — penetapan SK KPU 360/2024, 20 Maret 2024.

DPT/TPS/partisipasi 2024 per kabupaten/kota on progress.

Konteks provinsi: Pilpres 2024 di Papua Barat Daya Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran meraih suara terbanyak di Papua Barat Daya — 58,54% dari 357.707 suara sah provinsi.

Prabowo–Gibran58,54%
Ganjar–Mahfud27,93%
Anies–Muhaimin13,53%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total provinsi diambil dari baris penetapan tingkat provinsi (SK KPU 360/2024), bukan penjumlahan angka kabupaten/kota.

Share suara pemenang Raja Ampat (49,94%) menempati peringkat ke-4 dari 6 kabupaten/kota di Papua Barat Daya dan peringkat ke-461 dari 514 secara nasional — dihitung dari suara penetapan Pilpres 2024.

Pilkada 2024 Penetapan Resmi

Pemenang Pilkada 2024: Orideko Iriano Burdam — Mansyur Syahdan

12.348 suara (34,88%) — penetapan SK KPU 1/2025, 6 Februari 2025.

Jenis pemilihan: Bupati. Partai pengusung: —.

Pengawasan 2024 Indeks Catatan Pengawasan

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu menilai potensi kerawanan sebelum pemilu digelar — skor, bukan vonis.

40,2708
skor IKP 2024 Raja Ampat, kategori Sedang — peringkat ke-1 dari 6 di Papua Barat Daya dan peringkat ke-135 dari 514 secara nasional (semakin tinggi skor, semakin rawan)
On progress
angka penanganan pelanggaran Pemilu 2024 se-Papua Barat Daya on progress (dataset mencatat 0, dan nol tidak pernah ditampilkan sebagai hasil) — angka tingkat provinsi, bukan Raja Ampat saja
—
dalam koleksi dokumen Siasat, tidak ada perkara tahun 2024 yang tertaut ke Raja Ampat — koleksi ini bukan sensus seluruh perkara