SUARADATA
Siasat.
← Kembali ke peta ↑ Lihat provinsi Sulawesi Tengah
Halaman Wilayah

Poso

Sulawesi Tengah · Kode wilayah 72.02 · Satu dari 514 halaman wilayah dengan pola yang sama.

Pilpres 2024 di Poso Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran menang di Poso dengan 76,83% suara sah.

Prabowo–Gibran76,83%
Anies–Muhaimin11,86%
Ganjar–Mahfud11,31%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total suara sah: 137.851 — penetapan SK KPU 360/2024, 20 Maret 2024.

DPT/TPS/partisipasi 2024 per kabupaten/kota on progress.

Konteks provinsi: Pilpres 2024 di Sulawesi Tengah Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran meraih suara terbanyak di Sulawesi Tengah — 69,57% dari 1.798.650 suara sah provinsi.

Prabowo–Gibran69,57%
Anies–Muhaimin21,50%
Ganjar–Mahfud8,93%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total provinsi diambil dari baris penetapan tingkat provinsi (SK KPU 360/2024), bukan penjumlahan angka kabupaten/kota.

Share suara pemenang Poso (76,83%) menempati peringkat ke-1 dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah dan peringkat ke-28 dari 514 secara nasional — dihitung dari suara penetapan Pilpres 2024.

Pilkada 2024

Belum teridentifikasi

Pemenang Pilkada 2024 daerah ini belum termuat di basis beku v1.9 (80 dari 514 kabupaten/kota belum teridentifikasi) — bukan nol dan bukan perkiraan.

Pengawasan 2024 Indeks Catatan Pengawasan

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu menilai potensi kerawanan sebelum pemilu digelar — skor, bukan vonis.

43,1461
skor IKP 2024 Poso, kategori Sedang — peringkat ke-6 dari 13 di Sulawesi Tengah dan peringkat ke-112 dari 514 secara nasional (semakin tinggi skor, semakin rawan)
77
laporan/temuan tertangani Bawaslu se-Sulawesi Tengah pada Pemilu 2024, 36 di antaranya dinyatakan pelanggaran — angka tingkat provinsi, bukan Poso saja
1
perkara 2024 tertaut Poso dalam koleksi dokumen Siasat (1 administrasi) — koleksi dokumen yang berhasil dihimpun, bukan sensus seluruh perkara