SUARADATA
Siasat.
← Kembali ke peta ↑ Lihat provinsi Nusa Tenggara Timur
Halaman Wilayah

Ngada

Nusa Tenggara Timur · Kode wilayah 53.09 · Satu dari 514 halaman wilayah dengan pola yang sama.

Pilpres 2024 di Ngada Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran menang di Ngada dengan 64,77% suara sah.

Prabowo–Gibran64,77%
Ganjar–Mahfud32,18%
Anies–Muhaimin3,06%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total suara sah: 89.540 — penetapan SK KPU 360/2024, 20 Maret 2024.

DPT/TPS/partisipasi 2024 per kabupaten/kota on progress.

Konteks provinsi: Pilpres 2024 di Nusa Tenggara Timur Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran meraih suara terbanyak di Nusa Tenggara Timur — 61,80% dari 2.910.704 suara sah provinsi.

Prabowo–Gibran61,80%
Ganjar–Mahfud32,93%
Anies–Muhaimin5,27%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total provinsi diambil dari baris penetapan tingkat provinsi (SK KPU 360/2024), bukan penjumlahan angka kabupaten/kota.

Share suara pemenang Ngada (64,77%) menempati peringkat ke-7 dari 22 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur dan peringkat ke-241 dari 514 secara nasional — dihitung dari suara penetapan Pilpres 2024.

Pilkada 2024 Penetapan Resmi

Pemenang Pilkada 2024: Raymundus Bena, SS.M.Hum — Bernadinus Dhey Ngebu, SP

54.220 suara — penetapan SK KPU 02 TAHUN 2025.

Jenis pemilihan: Bupati. Partai pengusung: —.

Pengawasan 2024 Indeks Catatan Pengawasan

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu menilai potensi kerawanan sebelum pemilu digelar — skor, bukan vonis.

1,3797
skor IKP 2024 Ngada, kategori Rendah — peringkat ke-21 dari 22 di Nusa Tenggara Timur dan peringkat ke-504 dari 514 secara nasional (semakin tinggi skor, semakin rawan)
80
laporan/temuan tertangani Bawaslu se-Nusa Tenggara Timur pada Pemilu 2024, 43 di antaranya dinyatakan pelanggaran — angka tingkat provinsi, bukan Ngada saja
2
perkara 2024 tertaut Ngada dalam koleksi dokumen Siasat (2 pidana pemilihan) — koleksi dokumen yang berhasil dihimpun, bukan sensus seluruh perkara