SUARADATA
Siasat.
← Kembali ke peta ↑ Lihat provinsi Jawa Tengah
Halaman Wilayah

Pati

Jawa Tengah · Kode wilayah 33.18 · Satu dari 514 halaman wilayah dengan pola yang sama.

Pilpres 2024 di Pati Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran menang di Pati dengan 60,13% suara sah.

Prabowo–Gibran60,13%
Ganjar–Mahfud33,24%
Anies–Muhaimin6,63%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total suara sah: 847.718 — penetapan SK KPU 360/2024, 20 Maret 2024.

DPT/TPS/partisipasi 2024 per kabupaten/kota on progress.

Konteks provinsi: Pilpres 2024 di Jawa Tengah Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran meraih suara terbanyak di Jawa Tengah — 53,08% dari 22.790.162 suara sah provinsi.

Prabowo–Gibran53,08%
Ganjar–Mahfud34,35%
Anies–Muhaimin12,58%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total provinsi diambil dari baris penetapan tingkat provinsi (SK KPU 360/2024), bukan penjumlahan angka kabupaten/kota.

Share suara pemenang Pati (60,13%) menempati peringkat ke-5 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dan peringkat ke-309 dari 514 secara nasional — dihitung dari suara penetapan Pilpres 2024.

Pilkada 2024

Belum teridentifikasi

Pemenang Pilkada 2024 daerah ini belum termuat di basis beku v1.9 (80 dari 514 kabupaten/kota belum teridentifikasi) — bukan nol dan bukan perkiraan.

Pengawasan 2024 Indeks Catatan Pengawasan

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu menilai potensi kerawanan sebelum pemilu digelar — skor, bukan vonis.

34,1619
skor IKP 2024 Pati, kategori Sedang — peringkat ke-16 dari 35 di Jawa Tengah dan peringkat ke-198 dari 514 secara nasional (semakin tinggi skor, semakin rawan)
330
laporan/temuan tertangani Bawaslu se-Jawa Tengah pada Pemilu 2024, 279 di antaranya dinyatakan pelanggaran — angka tingkat provinsi, bukan Pati saja
—
dalam koleksi dokumen Siasat, tidak ada perkara tahun 2024 yang tertaut ke Pati — koleksi ini bukan sensus seluruh perkara