SUARADATA
Siasat.
← Kembali ke peta ↑ Lihat provinsi Jawa Barat
Halaman Wilayah

Ciamis

Jawa Barat · Kode wilayah 32.07 · Satu dari 514 halaman wilayah dengan pola yang sama.

Pilpres 2024 di Ciamis Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran menang di Ciamis dengan 49,75% suara sah.

Prabowo–Gibran49,75%
Anies–Muhaimin38,17%
Ganjar–Mahfud12,08%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total suara sah: 764.665 — penetapan SK KPU 360/2024, 20 Maret 2024.

DPT/TPS/partisipasi 2024 per kabupaten/kota on progress.

Konteks provinsi: Pilpres 2024 di Jawa Barat Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran meraih suara terbanyak di Jawa Barat — 58,50% dari 28.726.523 suara sah provinsi.

Prabowo–Gibran58,50%
Anies–Muhaimin31,68%
Ganjar–Mahfud9,82%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total provinsi diambil dari baris penetapan tingkat provinsi (SK KPU 360/2024), bukan penjumlahan angka kabupaten/kota.

Share suara pemenang Ciamis (49,75%) menempati peringkat ke-24 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dan peringkat ke-464 dari 514 secara nasional — dihitung dari suara penetapan Pilpres 2024.

Pilkada 2024 Penetapan Resmi

Pemenang Pilkada 2024: DR. H. Herdiat Sunarya — H. Yana Diana Putra

589.695 suara (89,30%) — penetapan SK KPU 3/2025.

Jenis pemilihan: Bupati. Partai pengusung: —.

Pengawasan 2024 Indeks Catatan Pengawasan

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu menilai potensi kerawanan sebelum pemilu digelar — skor, bukan vonis.

36,2260
skor IKP 2024 Ciamis, kategori Sedang — peringkat ke-14 dari 27 di Jawa Barat dan peringkat ke-180 dari 514 secara nasional (semakin tinggi skor, semakin rawan)
246
laporan/temuan tertangani Bawaslu se-Jawa Barat pada Pemilu 2024, 101 di antaranya dinyatakan pelanggaran — angka tingkat provinsi, bukan Ciamis saja
1
perkara 2024 tertaut Ciamis dalam koleksi dokumen Siasat (1 sengketa) — koleksi dokumen yang berhasil dihimpun, bukan sensus seluruh perkara