SUARADATA
Siasat.
← Kembali ke peta ↑ Lihat provinsi Lampung
Halaman Wilayah

Pesawaran

Lampung · Kode wilayah 18.09 · Satu dari 514 halaman wilayah dengan pola yang sama.

Pilpres 2024 di Pesawaran Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran menang di Pesawaran dengan 68,66% suara sah.

Prabowo–Gibran68,66%
Anies–Muhaimin17,62%
Ganjar–Mahfud13,72%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total suara sah: 282.811 — penetapan SK KPU 360/2024, 20 Maret 2024.

DPT/TPS/partisipasi 2024 per kabupaten/kota on progress.

Konteks provinsi: Pilpres 2024 di Lampung Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran meraih suara terbanyak di Lampung — 69,55% dari 5.110.688 suara sah provinsi.

Prabowo–Gibran69,55%
Anies–Muhaimin15,49%
Ganjar–Mahfud14,96%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total provinsi diambil dari baris penetapan tingkat provinsi (SK KPU 360/2024), bukan penjumlahan angka kabupaten/kota.

Share suara pemenang Pesawaran (68,66%) menempati peringkat ke-9 dari 15 kabupaten/kota di Lampung dan peringkat ke-169 dari 514 secara nasional — dihitung dari suara penetapan Pilpres 2024.

Pilkada 2024 Penetapan Resmi

Pemenang Pilkada 2024: Hj. NANDA INDIRA B, S.E., M.M — ANTONIUS MUHAMMAD ALI, S.H

128.715 suara (59,26%) — penetapan SK KPU 661.

Jenis pemilihan: Bupati. Partai pengusung: —.

Pengawasan 2024 Indeks Catatan Pengawasan

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu menilai potensi kerawanan sebelum pemilu digelar — skor, bukan vonis.

35,4485
skor IKP 2024 Pesawaran, kategori Sedang — peringkat ke-6 dari 15 di Lampung dan peringkat ke-185 dari 514 secara nasional (semakin tinggi skor, semakin rawan)
72
laporan/temuan tertangani Bawaslu se-Lampung pada Pemilu 2024, 30 di antaranya dinyatakan pelanggaran — angka tingkat provinsi, bukan Pesawaran saja
1
perkara 2024 tertaut Pesawaran dalam koleksi dokumen Siasat (1 sengketa) — koleksi dokumen yang berhasil dihimpun, bukan sensus seluruh perkara