SUARADATA
Siasat.
← Kembali ke peta ↑ Lihat provinsi Sumatera Selatan
Halaman Wilayah

Lahat

Sumatera Selatan · Kode wilayah 16.04 · Satu dari 514 halaman wilayah dengan pola yang sama.

Pilpres 2024 di Lahat Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran menang di Lahat dengan 75,37% suara sah.

Prabowo–Gibran75,37%
Anies–Muhaimin15,80%
Ganjar–Mahfud8,83%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total suara sah: 271.250 — penetapan SK KPU 360/2024, 20 Maret 2024.

DPT/TPS/partisipasi 2024 per kabupaten/kota on progress.

Konteks provinsi: Pilpres 2024 di Sumatera Selatan Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran meraih suara terbanyak di Sumatera Selatan — 69,47% dari 5.253.631 suara sah provinsi.

Prabowo–Gibran69,47%
Anies–Muhaimin18,98%
Ganjar–Mahfud11,55%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total provinsi diambil dari baris penetapan tingkat provinsi (SK KPU 360/2024), bukan penjumlahan angka kabupaten/kota.

Share suara pemenang Lahat (75,37%) menempati peringkat ke-2 dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan dan peringkat ke-44 dari 514 secara nasional — dihitung dari suara penetapan Pilpres 2024.

Pilkada 2024 Penetapan Resmi

Pemenang Pilkada 2024: Bursah Zarnubi — Widia Ningsih, S.H.,M.H

103.950 suara (41,25%) — penetapan SK KPU 1.

Jenis pemilihan: Bupati. Partai pengusung: —.

Pengawasan 2024 Indeks Catatan Pengawasan

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu menilai potensi kerawanan sebelum pemilu digelar — skor, bukan vonis.

17,9595
skor IKP 2024 Lahat, kategori Sedang — peringkat ke-8 dari 17 di Sumatera Selatan dan peringkat ke-392 dari 514 secara nasional (semakin tinggi skor, semakin rawan)
84
laporan/temuan tertangani Bawaslu se-Sumatera Selatan pada Pemilu 2024, 40 di antaranya dinyatakan pelanggaran — angka tingkat provinsi, bukan Lahat saja
1
perkara 2024 tertaut Lahat dalam koleksi dokumen Siasat (1 sengketa) — koleksi dokumen yang berhasil dihimpun, bukan sensus seluruh perkara