SUARADATA
Siasat.
← Kembali ke peta ↑ Lihat provinsi Sumatera Utara
Halaman Wilayah

Nias Selatan

Sumatera Utara · Kode wilayah 12.14 · Satu dari 514 halaman wilayah dengan pola yang sama.

Pilpres 2024 di Nias Selatan Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran menang di Nias Selatan dengan 70,82% suara sah.

Prabowo–Gibran70,82%
Ganjar–Mahfud25,93%
Anies–Muhaimin3,25%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total suara sah: 152.296 — penetapan SK KPU 360/2024, 20 Maret 2024.

DPT/TPS/partisipasi 2024 per kabupaten/kota on progress.

Konteks provinsi: Pilpres 2024 di Sumatera Utara Penetapan Resmi

Prabowo–Gibran meraih suara terbanyak di Sumatera Utara — 58,26% dari 7.999.556 suara sah provinsi.

Prabowo–Gibran58,26%
Anies–Muhaimin29,25%
Ganjar–Mahfud12,49%

Pasangan: 1) Anies Rasyid Baswedan — A. Muhaimin Iskandar; 2) Prabowo Subianto — Gibran Rakabuming Raka; 3) Ganjar Pranowo — M. Mahfud MD

Total provinsi diambil dari baris penetapan tingkat provinsi (SK KPU 360/2024), bukan penjumlahan angka kabupaten/kota.

Share suara pemenang Nias Selatan (70,82%) menempati peringkat ke-7 dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara dan peringkat ke-121 dari 514 secara nasional — dihitung dari suara penetapan Pilpres 2024.

Pilkada 2024 Penetapan Resmi

Pemenang Pilkada 2024: Sokhiatulo Laia — Yusuf Nache

64.431 suara (48,85%) — penetapan SK KPU 7/2025, 6 Februari 2025.

Jenis pemilihan: Bupati. Partai pengusung: —.

Pengawasan 2024 Indeks Catatan Pengawasan

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu menilai potensi kerawanan sebelum pemilu digelar — skor, bukan vonis.

59,6488
skor IKP 2024 Nias Selatan, kategori Tinggi — peringkat ke-2 dari 33 di Sumatera Utara dan peringkat ke-41 dari 514 secara nasional (semakin tinggi skor, semakin rawan)
175
laporan/temuan tertangani Bawaslu se-Sumatera Utara pada Pemilu 2024, 81 di antaranya dinyatakan pelanggaran — angka tingkat provinsi, bukan Nias Selatan saja
2
perkara 2024 tertaut Nias Selatan dalam koleksi dokumen Siasat (2 sengketa) — koleksi dokumen yang berhasil dihimpun, bukan sensus seluruh perkara